Current Favorite Youtube Channels for A Healthier Life

Hola! Akhir-akhir ini saya lagi senang mantengin beberapa Youtube channels yang punya topik spesifik buat diangkat. Selain karena menarik, juga tentunya bermanfaat karena dapat ilmu baru. Plus, sebenarnya saya lagi kehabis TV series buat ditonton, jadi ya ujung-ujungnya nonton Youtube lagi haha. Btw, kalau ada rekomendasi series yang bagus, boleh kasih tahu ya! 😀

Oke. Balik lagi. Secara nggak sengaja, setelah saya lihat ulang, ternyata channel-channel ini kebanyakan membahas tentang gaya hidup yang lebih sehat; mulai dari makanan, lingkungan, sampai finansial. Apakah ini pertanda hidup saya lebih sehat sekarang? Yak, belum tentu juga, sodara-sodara. Tapi seenggaknya, saya dapat ilmu baru for a better me and healthier me. Berikut ini saya mau bagiin beberapa Youtube channels yang saya rekomendasikan, siapa tahu bermanfaat 🙂

Read More »

IDN Times: Tempat Berbagi yang Tepat Bagi Millennials dan Gen Z

Selama beberapa tahun belakangan ini, pekerjaan saya selalu identik dengan menulis. Sewaktu saya menjadi seorang peneliti, rasanya nggak ada satu hari pun yang saya lewati tanpa membaca artikel. Maklum, saya harus selalu up-to-date mencari berita dan data terbaru yang relevan untuk tulisan saya. Ataupun kalau saya lagi membuat suatu argumen, tentunya saya juga harus memberikan argumen tambahan untuk memperkuat premis saya.

Masalahnya, di era digital yang serba cepat ini, saya agak kesulitan menemukan artikel atau tulisan yang reliable. Mungkin karena orang berlomba-lomba ingin menjadi yang tercepat dalam memberikan informasi, kadang malah informasi tersebut jadi kurang akurat, bahkan dipertanyakan kebenarannya. Apalagi belakangan ini cukup banyak website yang suka menggunakan clickbait untuk meningkatkan traffic, padahal sebenarnya isi artikel atau beritanya tidak begitu informatif juga.

Di tengah-tengah rasa frustrasi itulah, akhirnya saya berkenalan dengan IDN Times.

Read More »

3 Things I Love & Hate about Jakarta

Libur lebaran ini, saya dapat libur lumayan panjang. Dan selama libur kurang lebih 10 hari ini, saya stay terus di Bogor, back and forth antara rumah orangtua sama mertua. Berhubung lusa udah masuk, besok saya harus kembali lagi ke ibukota. Nah, demi menyambut ‘kepulangan’ saya ke Jakarta hihi, ada beberapa hal yang pengin saya tulis, hal-hal yang mengingatkan dan saya rasakan selama tinggal di Jakarta sekitar 11 bulan belakangan ini.

Yang namanya tinggal di Jakarta, ibukota yang katanya nggak pernah tidur, antara senang dan merana memang beda tipis, haha. Kalau teman-teman baca post-post saya sebelumnya, mungkin tahu sekarang saya tinggal di Jakarta… Senin-Jumat. Sabtu-Minggu-nya tetep pulang ke kota kelahiranku tercinta, Bogor. Nah, sekarang saya mau share beberapa hal yang bikin saya betah dan nggak betah tinggal di Jakarta, hal-hal yang bikin saya sebel sekaligus cinta sama si ibukota.Read More »

Let’s Talk (A Little Bit) About Marriage

Kurang dari dua minggu lagi, tepatnya sepuluh hari lagi, saya akan melangsungkan pernikahan. Semakin saya sibuk mempersiapkannya, semakin saya merenungkan makna pernikahan itu sendiri.

Meskipun satu kata ‘pernikahan’, tetapi praktik ini banyak jenisnya dengan makna yang berbeda-beda, cara yang berbeda-beda, tujuan yang berbeda-beda, sampai konsekuensi yang berbeda-beda. Sebut saja forced marriage, early marriage, underage marriage, child marriage, same-sex marriage, contracted marriage, hingga satu lagi, kawin gantung (istilah yang sangat lokal, sampai saya nggak tahu padanan bahasa Inggris yang sesuai).

Mungkin kita bisa me-rule out same-sex marriage yang bagi sebagian orang dianggap sebagai praktik yang ‘tidak bisa diterima’. Namun, di samping itu, keseluruhan jenis pernikahan di atas adalah pernikahan hetero yang conform heteronormativitas. Nyatanya, jenis pernikahan itupun tentu tidak dapat diterima, entah karena menyalahi undang-undang sampai prostitusi terselubung berbalut dasar hukum agama yang abu-abu. Lantas, sebegitu pentingkah sebuah status pernikahan di mata masyarakat, meskipun itu berarti harus ada makna yang direduksi hingga konsekuensi yang tidak sedikit?

Read More »

My First Published Article

Tadinya mau nulis tentang update persiapan pernikahan, tapi semakin menjelang hari H makin suntuk. Nanti aja lah ya 🙂 Anyway, kabar terbaru adalah… artikel pertama saya di-publish oleh sebuah koran nasional berbahasa Inggris, THE JAKARTA POST!

Sumpah, ini tuh nggak nyangka banget kalau ternyata beneran di-publish dah beneran ada nama saya tercantum! Langsung heboh, deg-degan, senang bukan main, dan langsung ngabarin orang-orang terdekat! 🙂

Read More »