Current Favorite Youtube Channels for A Healthier Life

Hola! Akhir-akhir ini saya lagi senang mantengin beberapa Youtube channels yang punya topik spesifik buat diangkat. Selain karena menarik, juga tentunya bermanfaat karena dapat ilmu baru. Plus, sebenarnya saya lagi kehabis TV series buat ditonton, jadi ya ujung-ujungnya nonton Youtube lagi haha. Btw, kalau ada rekomendasi series yang bagus, boleh kasih tahu ya! 😀

Oke. Balik lagi. Secara nggak sengaja, setelah saya lihat ulang, ternyata channel-channel ini kebanyakan membahas tentang gaya hidup yang lebih sehat; mulai dari makanan, lingkungan, sampai finansial. Apakah ini pertanda hidup saya lebih sehat sekarang? Yak, belum tentu juga, sodara-sodara. Tapi seenggaknya, saya dapat ilmu baru for a better me and healthier me. Berikut ini saya mau bagiin beberapa Youtube channels yang saya rekomendasikan, siapa tahu bermanfaat 🙂

Read More »

3 Things I Love & Hate about Jakarta

Libur lebaran ini, saya dapat libur lumayan panjang. Dan selama libur kurang lebih 10 hari ini, saya stay terus di Bogor, back and forth antara rumah orangtua sama mertua. Berhubung lusa udah masuk, besok saya harus kembali lagi ke ibukota. Nah, demi menyambut ‘kepulangan’ saya ke Jakarta hihi, ada beberapa hal yang pengin saya tulis, hal-hal yang mengingatkan dan saya rasakan selama tinggal di Jakarta sekitar 11 bulan belakangan ini.

Yang namanya tinggal di Jakarta, ibukota yang katanya nggak pernah tidur, antara senang dan merana memang beda tipis, haha. Kalau teman-teman baca post-post saya sebelumnya, mungkin tahu sekarang saya tinggal di Jakarta… Senin-Jumat. Sabtu-Minggu-nya tetep pulang ke kota kelahiranku tercinta, Bogor. Nah, sekarang saya mau share beberapa hal yang bikin saya betah dan nggak betah tinggal di Jakarta, hal-hal yang bikin saya sebel sekaligus cinta sama si ibukota.Read More »

Let’s Talk (A Little Bit) About Marriage

Kurang dari dua minggu lagi, tepatnya sepuluh hari lagi, saya akan melangsungkan pernikahan. Semakin saya sibuk mempersiapkannya, semakin saya merenungkan makna pernikahan itu sendiri.

Meskipun satu kata ‘pernikahan’, tetapi praktik ini banyak jenisnya dengan makna yang berbeda-beda, cara yang berbeda-beda, tujuan yang berbeda-beda, sampai konsekuensi yang berbeda-beda. Sebut saja forced marriage, early marriage, underage marriage, child marriage, same-sex marriage, contracted marriage, hingga satu lagi, kawin gantung (istilah yang sangat lokal, sampai saya nggak tahu padanan bahasa Inggris yang sesuai).

Mungkin kita bisa me-rule out same-sex marriage yang bagi sebagian orang dianggap sebagai praktik yang ‘tidak bisa diterima’. Namun, di samping itu, keseluruhan jenis pernikahan di atas adalah pernikahan hetero yang conform heteronormativitas. Nyatanya, jenis pernikahan itupun tentu tidak dapat diterima, entah karena menyalahi undang-undang sampai prostitusi terselubung berbalut dasar hukum agama yang abu-abu. Lantas, sebegitu pentingkah sebuah status pernikahan di mata masyarakat, meskipun itu berarti harus ada makna yang direduksi hingga konsekuensi yang tidak sedikit?

Read More »

My First Published Article

Tadinya mau nulis tentang update persiapan pernikahan, tapi semakin menjelang hari H makin suntuk. Nanti aja lah ya 🙂 Anyway, kabar terbaru adalah… artikel pertama saya di-publish oleh sebuah koran nasional berbahasa Inggris, THE JAKARTA POST!

Sumpah, ini tuh nggak nyangka banget kalau ternyata beneran di-publish dah beneran ada nama saya tercantum! Langsung heboh, deg-degan, senang bukan main, dan langsung ngabarin orang-orang terdekat! 🙂

Read More »

Jadi Emcee Pertama Kali

Bayangkan! Seorang Dilla yang dulu waktu SD ngomongnya malu-malu, sekarang ditunjuk jadi MC :”D

Jadi ceritanya, hari Kamis lalu kantor saya ngadain acara peluncuran buku. Selama kurang-lebih setahun ini, kantor saya memang lagi fokus program penelitian mengenai isu child marriage (use hashtag #EndChildMarriage in any social media platforms to keep updated). Penelitian ini ada yang basisnya teks, ada juga penelitian lapangan. Kedua-duanya sudah selesai, tapi baru penelitian teks saja yang sudah siap cetak sampai akhirnya di-publish.

Nah, saat peluncuran kemarin, saya ditunjuk jadi MC! Selain isi kantor saya memang minimalis, saya juga memang anak humas yang kerjaannya ngerecokin para jejaring maupun donor lewat email, SMS, dan telepon-teleponnya 😀 Makanya di antara orang kantor lainnya, saya yang ditunjuk jadi MC.

Read More »