Review Stroller: Cocolatte, Joie, dan Babyelle!

Haloo ibu-ibu bapak-bapak! Akhirnya saya kembali menulis review setelah sekian lama! Review kali ini adalah tentang salah satu perlengkapan bayi/anak esensial, yang tidak lain dan tidak bukan adalah: stroller! Yes, pasti tahu lah, stroller ini jadi salah satu barang wajib untuk kita-kita ini yang punya newborn, bayi, ataupun toddler. Nah, karena kegemaran saya sewa menyewa perlengkapan bayi (dan sebenarnya ada alasan lain, nanti saya ceritakan lebih lanjut), saya lumayan banyak menggunakan beberapa merk stroller dengan berbagai tipe. Nah, ini yang akan saya review satu-satu, yuk cus!

Read More »

Affordable Basic Skincare Routine untuk Ibu Menyusui

Saat hamil, saya paling malesss banget kalau udah disuruh ngapa-ngapain muka. Pernah suatu ketika saya pergi ngantor dengan bare face, benar-benar berbekal sabun muka aja dan face paper kalau muka udah mulai terlihat berminyak. Iya, semalas itu dulu (apalagi pas hamil) merawat wajah. Saya udah pernah ngebahas produk-produk skincare dan makeup yang saya pakai selama hamil di post ini, dan itu udah sangat minimum banget.

Nah, akhir-akhir ini, saya coba mulai pengen ngerajinin merawat muka. Apalagi setelah saya menemukan channel Youtube Beauty Within. Bikin semangat ngerawat diri hahaha. Salah satu episode yang membukakan mata saya adalah tentang basic skincare routine, yang ternyata sangat mudah diikuti. Tier pertama dari skincare routine yang wajib bangetttt kita pakai setiap hari adalah: cleanser – toner – moisturizer – sunscreen.

Tapi tentu saja kebutuhan skinker berbanding terbalik dengan pemasukan, shay. Jadilah saya banyak online browsing, kira-kira produk yang affordable dan cukup bagus review-nya, dan yang insya Allah aman buat ibu menyusui seperti saya. On a side note, kulit wajah saya berminyak dan cenderung berjerawat, jadi memang agak susah nemuin produk yang cocok. Makanya sata happy banget saat menemukan produk-produk ini:

Read More »

Setahun Menjadi Ibu bagi Aksara

Sebelum berpanjang lebar di post ini, saya mau update sedikit. Kayaknya udah lama banget nggak nge-blog. Jadi dalam rangka ulang tahun Aksara (yang udah lewat), saya sebisa mungkin pengen nyempetin waktu untuk bisa nulis.

Jadii, saya merasa belakangan ini agak ngos-ngosan dalam pekerjaan maupun urusan domestik, ditambah pengasuh yang libur di momen Lebaran kemarin. Gara-garanya, udah sekitar 2 bulan ini saya ambil kerjaan konsultan di sebuah kantor lain (kantor lama saya sebenarnya), di mana sebenarnya most of the times dikerjakan di rumah. Tapiii, yang namanya kerja di rumah dan bareng anak, banyak banget distraksinya. Sampai Lebaran lalu saya harus ngelembur gara-gara siang pegang anak. Terus, apa hubungannya dengan post ini? Oh tenang, silakan baca sampai akhir wkwk. Sok misterius, deh.

Post ini akan sedikit (atau kebanyakan) mellow dan personal. Tapi benar deh, semenjak ulang tahun Aksara yang pertama akhir Juni lalu, bawaan saya jadi mellow terusss. Gimana bisa setahun sudah berlalu? Rasanya kayak nggak percaya gitu. Aksara setahun yang lalu belum bisa apa-apa, bahkan belum bisa ngenalin mamanya. Aksara yang sekarang udah bisa kabur sana-sini, ngoceh nggak berhenti, dan pengen nempel terus sama mama. Duh, jadi bingung kan mau ngomong apa, jadi mellow lagi kan T_T

Intinya, this past one year has changed me as an individual.

Read More »

The Perfect Brunch at Stockholm Syndrome

Setelah satu juta tahun lamanya, akhirnya saya dan Abang nge-date lagiii! Hahaha. Memang ya, semenjak punya anak, mau ngerencanain apa-apa jadi kadang suka adaaa aja halangannya. Kebetulan kali ini kami nge-date pas hari ulang tahun Abang yang jatuh pada Hari Buruh.

Mumpung libur, akhirnya jadi deh nge-date-nya! Pilihan kencan kali ini jatuh pada Stockholm Syndrome yang terletak di kawasan Pulo Armin, Bogor. Dengar-dengar tempatnya enak dan selalu penuh pengunjung. Hmm, penasaran jadinya, memang seperti apa ya?

Read More »

#Modyarhood Menjadi Orangtua: Idealisme vs. Realitas

Pada suatu hari, saya lagi menyuapi anak saya, Aksara, yang waktu itu baru mulai MPASI. Waktu itu saya sudah menyiapkan suasana makan sedemikian rupa, seperti yang saya baca-baca di buku parenting: anak nggak dalam keadaan mengantuk, anak duduk sendiri, nggak ada distraksi, dan anak disuapi. Pas mau disuapi… Eh, anaknya nggak mau. Yang ada anaknya ngambek, saya ikutan ngambek. Dicoba lagi, tetap nggak bisa.

Akhirnya… Dengan berat hati saya nyalain TV dan pasang channel khusus bayi. Kemudian… Anaknya mau makan! Lahap, habis pula.

Malamnya, saya bilang ke Abang (suami), “Runtuhlah sudah idealisme aku.”

Siapa juga pernah mengalami, cuuung? 🙋

Yha, jadi orangtua pada praktiknya memang tidak semudah teori. Pas waktu hamil sih gampang, memantapkan hati, “Pokoknya anak gue nggak boleh gini, pokoknya nanti anak gue harus gitu.”

Nyatanya? :)))

Kisah di atas cuma sekelumit dari inkonsistensi-inkonsistensi saya dan suami yang lagi sama-sama belajar jadi orangtua. Bukan untuk membuka aib, betul seperti yang dibilang Mbak Puty, tapi sekadar menjadi pengingat bahwa kita tidak harus menjadi orangtua yang sempurna, tetapi menjadi orangtua yang memahami dan memenuhi kebutuhan anaknya.

Read More »

8 Baby Products that Make My Life Way Easier

Semenjak jadi seorang ibu, sekarang yang paling prioritas adalah semua yang berkaitan dengan anak, termasuk perlengkapannya. Salah satu tujuannya adalah tentu saja selain bikin anaknya senang, juga bikin orangtuanya senang dan hidupnya lebih mudah hahaha. Setelah kurang lebih 8 bulan ini menjadi orangtua, di bawah ini ada beberapa produk yang menjadi andalan dan favorit saya dalam mengurus dan membesarkan Aksara.

Read More »

Cerita Aksara: Lahir 36 Minggu, Prematur Bukan?

Bagi yang sebelumnya pernah baca cerita kelahiran Aksara, pasti tahu kalau Aksara lahir beberapa minggu lebih awal, tepatnya di usia 36 minggu 4 hari. Kalau lihat dari usianya, memang nyaris mendekati cukup bulan. Buat referensinya bisa dicek di factsheet-nya WHO di sini yaa. Kalau untuk usia gestasi Aksara, jadinya dia termasuk late preterm. Yak, itungannya tetap prematur, walaupun prematur tua.

Dan saya sangattt bersyukur kalau Aksara dipastikan sehat 6 jam pasca observasi dan langsung bisa rawat gabung sama saya. Tapi saya suka lupa, kalau Aksara tetap lahir kurang bulan dan nggak bisa disamakan perkembangannya sama bayi umumnya yang lahir cukup umur.

Read More »

My Worst Travel Nightmares

Meskipun saya tergolong orang yang nggak sering banget jalan-jalan, waktu masih aktif bekerja *ciye kayak udah tua aja*, maksudnya waktu saya masih kerja full time kantoran 8-5, saya lumayan sering harus perjalanan dinas. Plus waktu itu saya belum punya anak, jadi rasanya mau ngerencanain traveling ataupun sekadar weekend gateway nggak sesulit sekarang hehe. Tapi tentu saja, setiap perjalanan nggak melulu berjalan mulus. Kalau dipikir-pikir, saya ini lumayan parno kalau harus melakukan perjalanan, terutama naik pesawat. Tapi yang namanya sial nggak bisa ditolak, tetap aja saya pernah mengalami hal-hal nggak mengenakkan selama traveling.

Read More »

Ide Permainan di Rumah untuk Bayi 6-12 Bulan

Buibu Pakbapak, kadang suka mati gaya nggak sih ngajak anak bayinya main? Hahaha terkadang saya masih suka merasa seperti ini nih. Malah saya jadi suka salah tingkah sendiri, anak masih melek, dikasih stimulasi apaan lagi, ya? Padahal sebenarnya ide permainan yang bisa dipraktikkan di rumah banyak dan sederhana. Nah, di bawah ini saya kumpulkan beberapa ide permainan untuk bayi usia 6-12 bulan, berdasarkan pengalaman saya dan berguru dan cari inspirasi sana-sini. Sebenarnya ini jadi pengingat juga bagi saya kalau sudah kehabisan ide hihi.

Read More »

6 Komentar yang (Sebaiknya) Dihindari Pada Ibu Hamil

Halooo! Ini akan jadi post pertama saya di tahun 2019. Duh, ke mana aja deh? Dan post di tahun 2019 ini akan dibuka oleh tulisan saya yang udah lama jadi draft tapi nggak jadi melulu di-post.

Post ini adalah salah satu unek-unek saya ketika hamil dulu. Semoga belum basi 😀

Masa-masa hamil adalah pengalaman nggak terlupakan bagi saya. Banyak cerita dan pengalaman, terutama ketika orang-orang mulai menyadari keadaan tubuh saya. Terinspirasi dari artikel The Every Mom yang saya baca tentang hal-hal nggak penting yang sebaiknya nggak diucapkan pada ibu hamil, saya jadi gatal pengen bikin list sendiri terkait komentar-komentar apa saja yang sering saya dapatkan saat hamil. Komentarnya mulai dari yang biasa aja, mildly annoying, sampai wildly annoying hahaha.

Intinya sih cuma mau mengingatkan, juga mengingatkan diri saya sendiri tentunya, bahwa being pregnant itself is already difficult. Jadi, dengan menghindari komentar-komentar ini pada ibu hamil, mungkin kita bisa sedikit membantunya untuk tidak menambah daftar hal yang perlu dipikirkannya. Setujuuu?

Read More »