8 Barang Wajib yang Perlu Dimiliki Ibu Hamil

Buibu, yang pernah atau sedang hamil, pasti ngerasain dong perubahan bentuk tubuh selama kehamilan? Bukan cuma perut aja yang membesar, tapi berbagai perubahan lainnya, kayak kulit gatal, payudara membesar, kaki bengkak, dll pasti udah bukan barang asing lagi. Betuuul? ((betuul)).

Belum lagi perubahan secara emosional, perubahan pola pikir, dan lain sebagainya. Saya mau sedikit sharing hal-hal apa saja yang bisa membantu ibu hamil biar tetap nyaman and will get you through the miracle 9 months, at least the ones that work for me 🙂 On a side note, karena kebutuhan masing-masing orang berbeda, saya tuliskan ini berdasarkan pengalaman saya yaa.

1. Celana hamil

Bagi saya, ini barang wajib. Karena sehari-hari saya biasa pakai celana panjang/jeans, begitu perut mulai membesar, saya bye-bye deh sama celana-celana lama saya 😦 Padahal saya ada beberapa celana karet, tapi apa daya udah sesek kalau dipakai, sis. Jadinya saya invest untuk beli 3 celana hamil yang karetnya adjustable. Tips dari saya, mending beli celana yang warna versatile, kayak hitam, biru dongker, coklat, atau abu-abu biar nggak usah beli terlalu banyak, karena warna-warna tersebut gampang di-match sama atasan apapun. And they work out best for me!

2. Bra extender

Selain perut dan pinggang yang membesar, lingkaran dada juga makin membesar selama hamil. Biar nggak usah beli (banyak) bra baru, saya beli bra hook extender (biasanya 1 set isi 3), jadi bra yang lama masih bisa tetap digunakan deh! Eh kecuali kalau ukuran cup-nya juga membesar ya, hihi.

3. Nursing bra & new panties

Yak, namanya godaan, saya beli juga deh bra menyusui. Sebenarnya lebih karena investasi aja sih untuk di masa yang akan datang a.k.a pas udah punya anak nanti. Kalau dari artikel yang saya baca (lupa dari mana), katanya sih punya nursing bra 2-4 buah pun cukup, jadi saya nggak beli banyak-banyak. Nursing bra ini punya beberapa tipe, mari kita bahas satu-satu.

  • Tipe 1: bra dengan bukaan di depan. Ini saya paling suka karena kelihatan mudah aja gitu buka tutupnya, tinggal ceklek.
  • Tipe 2: bra dengan bukaan di atas. Saya kurang suka sama model ini soalnya dikait gitu, jadi harus cari-cari kaitannya dulu kalau mau dibuka/tutup.
  • Tipe 3: bra dengan tipe crossover. Bentuknya kayak sports bra gitu yang tanpa hook di belakang, jadi pakenya dari atas. Saya juga suka sama model ini soalnya ringkes, kalau mau buka tinggal tarik bawah, deh.
Left: tipe crossover (cr: mooimom.id) / Right top: tipe bukaan atas (cr: mooimom.id) / Right bottom: tipe bukaan depan (cr: tokopedia.com)

Ada yang tahu, tipe bra apa lagi selain tiga di atas? Saya kurang familiar sih karena cuma punya tiga itu aja 🙂

Anyway, kalau untuk panties, saya sebenernya kurang suka sama celana hamil yang karetnya tinggi karena bikin perut gatal. Jadinya saya sih beli CD biasa aja cuma ukurannya lebih besar biar nyaman.

4. Stretchmarks cream

Pengalaman teman-teman saya yang udah pernah hamil sebelumnya, pada nyesel gitu kulitnya nggak dirawat dari hamil karena stretchmarks-nya ada yang baru muncul setelah lahiran. Nah, makanya saya pakai krim ini dari masa kehamilan. Sebenarnya selain buat menghindari stretchmarks, bagi saya krim ini juga berfungsi buat melembabkan kulit saya yang mengering, jadi nggak bikin kulit gatal. Kalau saya sih cocok pakai Palmer’s dan belum pernah nyobain merk lain, mungkin manfaatnya sih sama aja ya?

5. Baju menyusui

Kalau saya sih, daripada beli baju hamil, mending langsung invest ke baju menyusui atau baju berkancing/sleting, yang intinya bisa dibuka dari atas biar gampang nanti pas nyusuin. Lagian setelah dicoba-coba, baju-baju lama saya lumayan loose ukurannya, jadi sebagian besar masih bisa dipakai sampai hamil trimester tiga pun hihi. Kalau mau lebih hemat lagi, bisa aja baju-baju lama dibawa ke tukang jahit terus minta dipasangan ritsleting. Voila! Nggak perlu beli baju baru deh 🙂

6. Buku kehamilan & parenting

Namanya belum pengalaman, pasti pengen lah coba nyari-nyari referensi dan ilmu dari buku seputar kehamilan dan parenting. Meskipun nggak tahu ya nanti penerapannya gimana… hahaha. Seenggaknya dengan baca buku-buku ini bikin saya lebih ‘siap’ aja dan punya gambaran hal-hal yang perlu diantisipasi nanti ketika jadi orangtua baru. Intinya sih mencari ilmu sebanyak-banyaknya nggak rugi, kok 🙂 Saya juga udah pernah bahas tentang rekomendasi buku-buku kehamilan dan parenting di sini.

7. Pregnancy-safe skin care products

Ini juga sudah pasti harus, dong. Hamil bukan berarti nggak perawatan kulit, apalagi dengan kulit kering, gatal-gatal, stretchmarks, jerawat, you name it, haha. Tapi hati-hati ya karena harus cari produk skin care yang aman bagi ibu hamil. Saya pernah nulis produk-produk andalan saya selama hamil di sini. Anyway, saya pernah coba tanya ke salah seorang sales, bedak tabur apa yang aman untuk ibu hamil, terus dia bilang katanya rata-rata semua bedak tabur aman. Padahal pas saya cek kandungannya ada parabennya. Jadi, mending riset sendiri sih sebelum beli, daripada rugi kan huhu.

8. Pregnancy tracker apps

Aplikasi serupa ini lumayan ngebantu loh, at least bagi saya. Jadi aplikasi semacam ini biasanya minta kita input kapan hari pertama terakhir kali menstruasi, dan dia akan secara otomatis menghitung perkiraan due date. Meskipun perkiraannya agak sedikit berbeda sama yang dari dokter kandungan sih hihi.

Kalau saya sendiri pakai aplikasi Baby Center karena lumayan lengkap, artikelnya pun menarik. Dan setiap minggu kita bakal diingatkan sudah berapa minggu usia kehamilannya, juga dia punya forum dan birth club. Jadi bisa sekalian kenalan dan sharing sama moms-to-be di luar sana juga yang lahirannya bakal berbarengan. Selain Baby Center juga saya pakai Flo dan My Calendar. Sebenarnya itu aplikasi untuk nge-track jadwal menstruasi dan ovulasi. Cuma karena saya ubah ke pregnancy mode, mereka juga punya beberapa fitur, kayak artikel-artikel seputar kehamilan. Tapi karena pada dasarnya mereka aplikasi untuk menstruasi, jadi menurut saya agak kurang informatif dibandingkan Baby Center.

Di usia kehamilan 6 bulan juga saya mulai nge-track pergerakan janin, kalau ini saya pakai aplikasi Amila. Aplikasinya simpel dan nggak banyak makan space di handphone. Kita tinggal input aja pergerakan janin, terus dia bisa analisis sendiri jam-jam kapan si janin aktif bergerak, juga ada history pada jam berapa tanggal berapa, durasi berapa lama, dan berapa jumlah gerakannya. Simple but useful!

Adakah di antara buibu yang lain yang punya perlengkapan wajib selama hamil selain yang saya sebut di atas? 🙂

Featured image from here.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s