Graduation Road Trip #4 – Jelajah Gunung Bromo

Menyambung dari post sebelumnya tentang perjalanan ke Gunung Bromo, selain Penanjakan 1, di Bromo juga ada beberapa spot yang bisa dikunjungi. Setelah selesai menikmati sunrise di Penanjakan 1 sekitar jam 6 atau jam 7 pagi, kami turun untuk kemudian naik lagi ke Kawah. Nah, di perjalanan ini kami mampir dulu di Bukit Cinta. Letaknya ada di tengah-tengah jalan dari dan ke Penanjakan 1. Saya sendiri nggak tahu kenapa dinamakan Bukit Cinta. Tapi dari bukit pasir ini memang jelas banget pemandangan gunung dan padang pasir yang ada di bawahnya.

Setelah berfoto-foto sebentar di sana, jeep kemudian meneruskan perjalanan turun sampai akhirnya parkir di sebuah padang pasir yang amat luas (tapi bukan Padang Mahsyar). Dari parkiran jeep itu, kami harus berjalan/menanjak sejauh 2 km untuk bisa sampai ke sebuah tangga yang akan membawa kami ke Kawah. Kawah ini bisa ditempuh naik kuda sebenarnya, tapi karena kami nggak mau manja, jadinya sok-sokan kuat jalan sampai atas walau tiap berapa menit sekali berhenti.

Anyway, untuk mencapai tangga yang menghantarkan ke Kawah ini kami harus melewati bukit-bukit pasir yang super berdebu, plus kami juga saingan dengan kuda yang kalau lewat baunya cukup luar biasa. Oleh karena itu, wearing a mask is a must! (hey, it rhymes!). Sampai di ujung tangga naik, ternyata cukup macet karena banyak orang yang juga mau naik ke Kawah. Dari parkiran jeep sampai Kawah kami kurang-lebih menghabiskan waktu satu jam, sementara turunnya hanya 20 menit saja, pemirsa.

gunung bromo

parkiran jeep gunung bromo

kawah gunung bromo

Setelah turun dan kembali ke jeep, kami melanjutkan perjalanan menuju Bukit Teletubbies dan Pasir Berbisik. Sayang beribu sayang di sana handycam saya memory card-nya full jadi nggak sempat foto-foto pakai handycam saya. Anyway, Pasir Berbisik ini adalah lokasi syuting film Pasir Berbisik (2001) makanya terkenal dengan nama itu. Selain itu juga, di spot ini memang kalau anginnya lagi kencang pasirnya bisa menimbulkan suara-suara yang mirip orang sedang berbisik.

Foto-foto di bawah ini diambil dari kamera salah satu teman saya:

pasir berbisik gunung bromo

gunung bromo

bukit teletubbies gunung bromo

Setelah itu, kami pulang ke homestay karena harus check out maksimal jam 12.30. Setelah check out, kami melewati jalur yang sama untuk kemudian sampai di Probolinggo. Dari Probolinggo, kami naik bus menuju Malang!

Cerita apa yang saya dapatkan di Malang? Baca di sini ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s