Impulsive Trip #3 – Makassar, Surabaya, Madura & Jakarta

Tanggal 17 Juni adalah hari terakhir kami berada di Makassar.

Hari terakhir di Makassar dihabiskan dengan membeli oleh-oleh, yaitu di sepanjang jalan Somba Opu, pusatnya oleh-oleh khas Makassar. Kami sempat menyambangi beberapa toko, tapi kebanyakan yang dibeli adalah oleh-oleh makanan yang dibeli di Toko Ujung, mulai dari kacang disko, kerupuk bawang, kue koromma, sampe kain khas toraja di toko seberangnya dengan harga yang hanya 20 ribu sajah. Walhasil teman-teman saya pada ngeborong kain untuk dibagi-bagi. Oya, buat yang mau beli oleh-oleh, jangan lupa juga beli Sambal Roa, yaitu sambal ikan khas Palu yang super wueenak. Sampai sekarang saya nggak pernah nemu jenis sambal itu di mana pun di pulau Jawa, hiks.

Read More »

Impulsive Trip #2 – Makassar, Samalona & Kodingareng Keke

Sehari setelah tiba kembali di Makassar, jam setengah 7 pagi, kami semua sudah siap berangkat menuju pelabuhan Kayu Bangkoa untuk menyebrang ke pulau.

Di pelabuhan, kami berkenalan dengan 3 orang temannya Fitria yang bakal menyebrang bareng kami (yang saya lupa siapa saja namanya) demi uang patungan kapal yang lebih murah. Jadi totalnya kami semua menyebrang bersepuluh (bersebelas sama bapaknya).

Suasana dermaga pagi itu ramai banget, terutama oleh penduduk pulau seberang yang ternyata baru tiba di dermaga. Mereka semua merapat untuk berbelanja.

Read More »

Impulsive Trip #1 – Jakarta, Makassar & Tanjung Bira

This is my first time visiting Sulawesi, yay!

Kenapa dinamakan impulsive trip? Karena ini memang benar-benar impulsif, haha. Jadi ceritanya, di suatu siang di kantin di antara jam kuliah,  seorang teman saya lagi browsing tiket promo dan bilang, “Eh, tiket pesawat Air Asia ke Makassar lagi promo, nih!” Terus ya udah aja gitu kami pesan tiketnya (padahal pas itu kami belum dapat tiket pulang).

Anyway, more stories will be told later! Kemudian hari H pun tiba. Kami berangkat dari bandara Soekarno-Hatta tujuan CGK – UPG naik Air Asia, penerbangan jam 21.50 WIB dan sampai di bandara Sultan Hasanuddin tepat jam 01.10 WITA. Saya berangkat dari Jakarta berenam, yaitu bareng Icha, Gevin, Riri, Enji, dan Tassa, dan selama di Makassar kami menginap di rumah salah satu teman kami, yaitu Fitria, yang sudah terbang duluan sehari sebelumnya. Perjalanan ke Makassar pakai pesawat menghabiskan waktu 2 jam 20 menit, dan kami sampai di Makassar tengah malam menuju pagi buta.

Read More »